X

Mahasiswa KKN Angkatan 78 UIN Alauddin Makassar Gelar Seminar Pakan Ternak di Desa Tellumpanuae, Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 78 UIN Alauddin Makassar melaksanakan kegiatan Seminar Pembuatan Pakan Fermentasi dan Jamu Herbal Ternak Sapi di Desa Tellumpanuae, Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros, pada Kamis, 30 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Desa Tellumpanuae dan dihadiri oleh aparat desa serta masyarakat setempat, khususnya para peternak.

Kegiatan seminar ini merupakan salah satu program kerja yang bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pembuatan pakan ternak alternatif yang lebih ekonomis serta pemanfaatan bahan alami sebagai jamu herbal untuk meningkatkan kesehatan dan produktivitas ternak sapi.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN tidak hanya menyampaikan materi secara teoritis, tetapi juga akan melakukan praktik langsung pembuatan pakan fermentasi dan jamu herbal ternak. Hal ini dilakukan agar masyarakat dapat memahami proses pembuatan secara menyeluruh serta mampu menerapkannya secara mandiri.

Koordinator KKN Desa Tellumpanuae menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi para peternak dalam mengatasi permasalahan pakan ternak. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah desa dan masyarakat atas partisipasi serta antusiasme yang diberikan selama kegiatan berlangsung.

Sebagai bentuk tindak lanjut dari kegiatan ini, mahasiswa KKN juga membentuk grup WhatsApp yang melibatkan para peternak sebagai wadah komunikasi dan berbagi informasi. Melalui grup tersebut, mahasiswa KKN berkomitmen untuk memberikan pendampingan kepada masyarakat yang ingin mencoba membuat pakan fermentasi dan jamu herbal secara mandiri.

Masyarakat yang hadir memberikan respon positif terhadap kegiatan ini. Mereka aktif mengikuti setiap tahapan kegiatan, mulai dari pemaparan materi hingga praktik langsung, serta menyampaikan berbagai pertanyaan terkait pengelolaan pakan ternak yang lebih efektif.

Kegiatan seminar berlangsung secara interaktif dengan adanya sesi diskusi antara mahasiswa dan masyarakat. Berbagai masukan dan pengalaman dari peternak turut menjadi bagian penting dalam memperkaya materi yang disampaikan.

Dengan adanya pendampingan lanjutan, diharapkan program ini tidak berhenti pada kegiatan seminar semata, tetapi dapat terus berkelanjutan serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas peternakan dan kesejahteraan masyarakat Desa Tellumpanuae.

Bagikan :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *