Saat ini Indonesia sedang di hadapkan oleh kemarahan masyarakat imbas dari beberapa
tuntutan yang tak kunjung di tindak lanjut dan di tambah oleh kasus pelindasan ojol
oleh anggota kepolisian yang menyebabkan Tewasnya Affan Kurniawan, driver ojek
online (ojol) usai dilindas kendaraan taktis (rantis) polisi Brimob, menuai kecaman dan
amarah warga.
Demonstrasi yang seharusnya berjalan dengan baik kini berubah menjadi sebuah
kerusuhan,pembakaran kantor DPRD kota Makassar menjadi salah satu contoh bahwa
demonstrasi saat ini sudah tidak berjalan sebagaimana mestinya.
Pemerintah Indonesia harus mengambil langkah cepat untuk merdekan emosi
masyarakat saat ini . Ada beberapa solusi yang di tawarkan.Solusi yang akan
bergantung pada penyebab spesifik dan sifat kerusuhan tersebut, namun umumnya
melibatkan upaya represif dan preventif, seperti tindakan hukum terhadap provokator,
mediasi cepat oleh tokoh masyarakat dan pemerintah, serta perlindungan warga yang
terdampak. Selain itu, perhatian pada akar masalah yang mendasari kerusuhan dan
solusi jangka panjang untuk masalah tersebut juga penting untuk mencegah kejadian
serupa di masa mendatang.
Contoh solusi yang di tawarkan
1 Dialog dan Mediasi
Pemerintah harus turun untuk menangkan massa aksi dan mendengarkan apa yang
menjadi tuntutan mereka,Mecari solusi tentang masalah yang terjadi dan membuat
ruang ruang dialog antara pihak pihak yang berkonflik
2 menagani akar masalah
Mengatasi masalah masalah mendasar yang memicu kerusuhan,seperti ketidak puasan
atas kebijakan pemerinta,ketidak Adilan,atau kesenjangan sosial
3 Tindakan hukum tegas
Penegakan hukum terhadap pelaku provokasi dan pelaku perusak untuk memberikan
efek jerah dan mengembalikan ketertiban
sebagai rakyat Indonesia yang kaya akan suku,budaya,ras,dan agama jangan ingin
Terpvorokasi oleh oknum oknum yang ingin merusak keutuhan bangsa
indonesia.jadikan ajang demontasi sebagai ajang penyampaian aspirasi yang sehat
bukan sebagai ajang merusak dan menyebabkan terjadinya kerusuhan
ini hanya sekedar opini,jika ada salah kata yang ada dalam opini ini saya atas nama Andi
Ariel Firdani meminta maaf