Salah satu mahasiswa yang bernama Muh Ikhwan isnain menyikapi persoalan Fasilitas di gedung L tepatnya di lantai 3 yang tak layak adalah hambatan utama yang seringkali menghambat proses belajar mengajar di dalam ruangan Kondisi ,ac dan kursi yang tidak memadai, serta fasilitas yang sudah tidak layak, menciptakan lingkungan belajar yang tidak kondusif. Ini berdampak langsung pada kualitas pendidikan dan motivasi mahasiswa. Fasilitas Ruangan yang jauh dari standar.Jendela rusak ,kursi rusak,ac rusak hingga toilet yang tidak layak dan tidak berfungsi menjadi pemandangan sehari-hari. Kondisi ini membuat mahasiswa itu tidak nyaman dan sulit berkonsentrasi saat menerima pelajaran dari dosen.
Masa depan pendidikan yang berkualitas bagi seluruh Mahasiswa sangat bergantung pada ketersediaan Fasilitas Kampus tepatnya di gedung L di lantai 3 tidak layak untuk di tempati. Maka dari itu kami meminta kepada birokrasi kampus agar bagaimana memperhatikan kelayakan dan kenyamanan bagi mahasiswa karna yang kami tau kita sudah bayar UKT (Uang kuliah tunggal) untuk bagaimana mendapatkan pendidikan yang layak serta fasilitas yang layak agar mahasiswa nyaman untuk menuntut ilmu. Mari kita bersama-sama memperjuangkan hak setiap mahasiswa untuk belajar di lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung.Ini adalah investasi terbaik untuk masa depan bangsa.Kritik terhadap kurangnya fasilitas pendidikan yang layak seringkali mengarah pada kebijakan.Meski alokasi dana untuk pendidikan sudah diatur dalam undang-undang, pelaksanaannya di lapangan tidak selalu sesuai harapan.Dana pendidikan yang seharusnya digunakan untuk memperbaiki infrastruktur dan fasilitas seringkali tersendat, baik karena masalah birokrasi,atau ketidak merataan distribusi anggaran.
Ekspektasi tak seindah realita,pada kenyataannya UKT (Uang kuliah tunggal) elit tidak sesuai apa yang mahasiswa harapkan dengan fasilitas yang ada di ruangan tersebut, karena di sini kita tidak hanya berbicara tentang kuantitas fasilitas yang diberikan tetapi juga berbicara pada kualitasnya.